Mojokerto,
- Banjir yang melanda di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto,
Jawa Timur, yakni Desa Banyulegi dan Desa Pulorejo akibat curah hujan dengan
intensitas tinggi hingga Sungai Lamong tak mampu menampung debit air dan
mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga.
Akibat
kejadian tersebut sejumlah rumah warga dan puluhan lahan pertanian terendam
hingga ketinggian air mencapai antara ± 25 sampai dengan ± 50 centimeter, sejak
Selasa (7/1/2020).
Pantuan di
lapangan, sejumlah anggota TNI dari Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815
Mojokerto bersama petugas siaga bencana masih bersiaga dan melakukan penyisiran
ke rumah-rumah warga untuk memberikan bantuan bila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Banjir di
wilayah Dawarblandong sudah menjadi langganan hampir tiap tahun akibat luapan
Sungai Lamong, seperti di awal tahun 2020 ini banjir kembali menerjang wilayah
dua desa tersebut.
Danramil
0815/08 Dawarblandong Kapten Caj M. Lutfi Anam saat dikonfirmasi,
mengungkapkan, pihak Koramil bersama Polsek dan Kecamatan serta tim
penanggulangan bencana terus bersiaga di Pos Pantau dan lokasi banjir untuk
mengantisipasi terjadinya banjir susulan.
Masih kata
Danramil, kondisi saat ini, Rabu (8/1/2020) pagi, ketinggian air yang melanda
pemukiman warga maupun areal pertanian sudah mulai surut.
Komentar
